Skip to content

Foomer Official

Sumber Info Terlengkap dan Terupdate

Primary Menu
  • Home
  • Umum
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Home
  • Home
  • Mata Uang Asia Keok, Rupiah Loyo di Rp16.368 Imbas Akrobat Trump
  • Home
  • Keuangan

Mata Uang Asia Keok, Rupiah Loyo di Rp16.368 Imbas Akrobat Trump

Foomers August 27, 2025 2 minutes read
Mata Uang Asia Keok, Rupiah Loyo di Rp16.368 Imbas Akrobat Trump

Mata Uang Asia Keok, Rupiah Loyo di Rp16.368 Imbas Akrobat Trump

Foomer Official – Nilai tukar rupiah kembali melemah pada penutupan perdagangan Rabu (27/8). Mata uang Garuda ditutup di level Rp16.368 per dolar AS, merosot 70 poin atau minus 0,43 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya. Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) juga menempatkan rupiah di posisi Rp16.355 per dolar AS pada sore hari.

Mata Uang Asia Ambruk Serentak

Nasib serupa dialami hampir seluruh uang Asia yang kompak melemah. Baht Thailand minus 0,07 persen, yuan China turun 0,11 persen, sementara rupee India jatuh 0,12 persen. Tidak berhenti di situ, peso Filipina anjlok 0,17 persen, dolar Singapura melemah 0,25 persen, won Korea Selatan minus 0,29 persen, yen Jepang tertekan 0,33 persen, dan ringgit Malaysia merosot 0,41 persen.

Menariknya, hanya dolar Hong Kong yang berhasil mencatatkan penguatan, meski tipis, yakni 0,10 persen.

Mata Uang Negara Maju Juga Tertekan

Pelemahan tidak hanya melanda Asia. Mata uang utama negara maju pun ikut goyah. Poundsterling Inggris turun 0,28 persen, euro minus 0,47 persen, franc Swiss jatuh 0,40 persen, dolar Kanada melemah 0,08 persen, serta dolar Australia turun 0,38 persen.

Faktor Utama: Manuver Donald Trump

Menurut Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, pelemahan rupiah dan mata uang regional dipicu oleh penguatan indeks dolar AS yang naik cukup signifikan. Kondisi ini diperburuk dengan penurunan imbal hasil obligasi Amerika Serikat.

“Hal ini disebabkan oleh kekhawatiran intervensi Presiden AS Donald Trump terhadap The Fed yang memberikan tekanan untuk memangkas suku bunga. Ekspektasi suku bunga yang lebih rendah membuat investor beralih ke obligasi AS. Akibatnya, dolar AS menguat sementara rupiah dan mata uang Asia lainnya tertekan,” jelas Lukman.

Prediksi ke Depan

Dengan kondisi global yang tidak menentu, para analis memperkirakan rupiah masih akan bergerak dalam tekanan pada beberapa hari ke depan. Pasar keuangan kini menunggu kejelasan arah kebijakan moneter AS pasca-akrobat politik Donald Trump yang membuat investor semakin berhati-hati.

Post navigation

Previous: Pakar Sarankan Tamu Hindari Kamar Hotel dengan Nomor Akhiran 01
Next: LPS Pangkas Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75 Persen

Related Stories

Inflasi Medis Tembus 17,9 Persen, Alarm Baru Pentingnya Asuransi Kesehatan di Indonesia
  • Keuangan

Inflasi Medis Tembus 17,9 Persen, Alarm Baru Pentingnya Asuransi Kesehatan di Indonesia

Foomers April 18, 2026
Reli Harga Bitcoin Berlanjut, “Tol Kripto” Iran Picu Lonjakan di Tengah Geopolitik Memanas
  • Keuangan

Reli Harga Bitcoin Berlanjut, “Tol Kripto” Iran Picu Lonjakan di Tengah Geopolitik Memanas

Foomers April 15, 2026
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 17.035 per Dollar AS, Tekanan Global Kian Terasa
  • Keuangan

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 17.035 per Dollar AS, Tekanan Global Kian Terasa

Foomers April 6, 2026

Recent Posts

  • Inflasi Medis Tembus 17,9 Persen, Alarm Baru Pentingnya Asuransi Kesehatan di Indonesia
  • Kisah Hansjurgen Kohler, Detektif Antariksa yang Siap Terima Telepon UFO 24 Jam
  • Parkinson Bukan Gangguan Jiwa, Ini Penjelasan Medis yang Sering Disalahpahami
  • Reli Harga Bitcoin Berlanjut, “Tol Kripto” Iran Picu Lonjakan di Tengah Geopolitik Memanas
  • Lebanon Pilih Jalur Sendiri, Diplomasi Sunyi di Tengah Bayang Konflik Israel

Categories

  • Gaya Hidup
  • Home
  • Keuangan
  • Umum

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024

Copyright © Foomer Official | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.