Skip to content

Foomer Official

Sumber Info Terlengkap dan Terupdate

Primary Menu
  • Home
  • Umum
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Home
  • Home
  • Pengusaha Akui 40 Persen Penggilingan Padi Tutup Usai Penegakan Kasus Beras Oplosan
  • Home
  • Keuangan
  • Umum

Pengusaha Akui 40 Persen Penggilingan Padi Tutup Usai Penegakan Kasus Beras Oplosan

Fandi Teguh August 11, 2025 2 minutes read
Pengusaha Akui 40 Persen Penggilingan Padi Tutup Usai Penegakan Kasus Beras Oplosan

Pengusaha Akui 40 Persen Penggilingan Padi Tutup Usai Penegakan Kasus Beras Oplosan

Foomer Official – Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Sutarto Alimoeso mengungkapkan bahwa sekitar 40 persen pabrik penggilingan padi berhenti beroperasi setelah aparat melakukan penegakan hukum terkait kasus beras oplosan. Data tersebut merujuk pada temuan Ombudsman RI di Tempuran, Karawang, Jawa Barat, di mana 10 dari 23 penggilingan telah tutup. Meski belum memiliki data pasti secara nasional, laporan serupa juga datang dari daerah lain seperti Yogyakarta dan Jawa Timur.

Kenaikan HPP Gabah Jadi Beban Berat Bagi Pengusaha

Sutarto menjelaskan bahwa para pengusaha saat ini terbebani kebijakan pemerintah yang menaikkan harga pokok produksi (HPP) gabah menjadi Rp6.500 per kilogram untuk semua jenis. Namun, harga eceran tertinggi (HET) beras tidak ikut dinaikkan dan tetap di angka Rp12.500 per kilogram. Kondisi ini membuat margin keuntungan penggilingan menjadi sangat tipis, bahkan sulit menutup biaya produksi.

Baca Juga : Keindahan dan Misteri Telaga Rambut Monte di Blitar

Kekhawatiran Melanggar Hukum Perparah Situasi

Selain masalah harga, penindakan kasus beras oplosan yang gencar dilakukan aparat menambah tekanan bagi pengusaha. Banyak pemilik penggilingan memilih menutup usaha sementara karena takut terjerat masalah hukum. Menurut Sutarto, gejala penutupan ini mulai terlihat sejak Juni 2025, ketika harga gabah melonjak tajam.

Dampak Terhadap Penggilingan Kecil dan Pasokan Beras

Penggilingan kecil menjadi pihak paling rentan dalam kondisi ini. Meski pengusaha besar masih bertahan, mereka mulai mengurangi kapasitas produksi karena kesulitan memperoleh bahan baku. Akibatnya, pasokan beras di pasaran, termasuk jenis medium dan premium, ikut berkurang dan menghilang dari rak-rak ritel.

Peran Program SPHP yang Belum Optimal

Sutarto menilai keterlambatan pelaksanaan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) turut memperparah keadaan. Pemerintah sebenarnya telah memutuskan penyaluran beras SPHP ke ritel modern sejak 17 Juli hingga 31 Desember 2025. Namun, menurut laporan Aprindo, hingga awal Agustus baru sekitar 540 ton beras yang masuk ke ritel modern.

Usulan Solusi dan Harapan Pengusaha

Perpadi telah menyampaikan kondisi lapangan beserta solusi yang diusulkan kepada berbagai pihak, termasuk Menteri Pertanian, Badan Pangan Nasional, KPPU, DPR RI, dan Menteri Koordinator Bidang Pangan. Pengusaha berharap harga gabah dapat turun sehingga produksi kembali sesuai HET, risiko pelanggaran hukum berkurang, dan penggilingan padi dapat beroperasi normal.

Post navigation

Previous: Menurut Sains, Minum Kopi di Jam Ini untuk Mencegah Kematian Dini
Next: Kemenkeu Masih Bungkam soal Nasib PPN 2026: Naik ke 12 Persen?

Related Stories

Tradisi April Fools di Dunia: Dari Ikan Kertas hingga Misi Palsu yang Menghibur
  • Home

Tradisi April Fools di Dunia: Dari Ikan Kertas hingga Misi Palsu yang Menghibur

Foomers April 2, 2026
Harga Emas Dunia Siap Catat Penurunan Terbesar Sejak 2008
  • Keuangan

Harga Emas Dunia Siap Catat Penurunan Terbesar Sejak 2008

Foomers March 31, 2026
Dunia Mulai Berhemat Energi: Krisis BBM Global Ubah Pola Hidup Masyarakat
  • Umum

Dunia Mulai Berhemat Energi: Krisis BBM Global Ubah Pola Hidup Masyarakat

Foomers March 27, 2026

Recent Posts

  • Tradisi April Fools di Dunia: Dari Ikan Kertas hingga Misi Palsu yang Menghibur
  • Harga Emas Dunia Siap Catat Penurunan Terbesar Sejak 2008
  • Dunia Mulai Berhemat Energi: Krisis BBM Global Ubah Pola Hidup Masyarakat
  • Diare Saat Haid: Antara Hal Normal dan Sinyal Tubuh yang Perlu Dipahami
  • Harga Emas Dunia Anjlok Tajam, Pekan Terburuk Sejak 1983 di Tengah Geopolitik Memanas

Categories

  • Gaya Hidup
  • Home
  • Keuangan
  • Umum

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024

Copyright © Foomer Official | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.