Skip to content

Foomer Official

Sumber Info Terlengkap dan Terupdate

Primary Menu
  • Home
  • Umum
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Home
  • Home
  • Kemenkeu Masih Bungkam soal Nasib PPN 2026: Naik ke 12 Persen?
  • Home
  • Keuangan
  • Umum

Kemenkeu Masih Bungkam soal Nasib PPN 2026: Naik ke 12 Persen?

Foomers August 12, 2025 2 minutes read
Kemenkeu Masih Bungkam soal Nasib PPN 2026: Naik ke 12 Persen?

Kemenkeu Masih Bungkam soal Nasib PPN 2026: Naik ke 12 Persen?

Foomer Official – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih enggan memberikan kepastian terkait tarif pajak pertambahan nilai (PPN) pada tahun 2026. Sesuai ketentuan awal, tarif PPN seharusnya naik dari 11 persen menjadi 12 persen pada 2025. Namun, Presiden Prabowo Subianto membatalkan rencana tersebut dan menegaskan bahwa tarif 12 persen hanya berlaku untuk barang mewah.

Aturan PPN Barang Mewah Resmi Berlaku

Kemenkeu telah menetapkan dasar pengenaan pajak (DPP) nilai lain 11/12 untuk pemungutan PPN di Indonesia melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 11 Tahun 2025. Sementara itu, ketentuan tarif PPN 12 persen khusus barang-barang mewah diatur dalam PMK Nomor 131 Tahun 2024 yang mulai berlaku pada 1 Januari 2025.

“Sebentar saya cek dulu ya,” ujar Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak, Yon Arsal, saat ditemui di Kantor CELIOS, Jakarta Pusat, Selasa (12/8). Ia menambahkan, “Kalau PMK-nya berlaku sejak 1 Januari 2025, sejauh ini belum ada pembaruan lagi.”

Belum Ada Kepastian Tarif PPN 2026

Yon Arsal menolak mengungkap berapa tarif PPN pada 2026. Ia menyarankan agar pertanyaan tersebut diajukan langsung kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita yang akan datang. Namun, ia tidak menyebutkan tanggal pasti konferensi tersebut.

Yang jelas, pemerintah akan segera membacakan Nota Keuangan dan Rancangan APBN 2026 pada 15 Agustus 2025. Momen tersebut kemungkinan menjadi waktu pengumuman resmi terkait kebijakan tarif PPN di tahun depan.

Tax Ratio Indonesia Masih Bisa Ditingkatkan

Di sisi lain, Yon Arsal menyinggung soal tax ratio Indonesia yang saat ini berada di angka 10,2 persen. Menurutnya, angka tersebut sebenarnya dapat ditingkatkan hingga 13 persen jika komponen penerimaan negara lainnya ikut dimasukkan dalam perhitungan.

Saat ini, perhitungan tax ratio hanya mencakup penerimaan pajak dan kepabeanan. Yon menilai, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) serta pajak daerah seharusnya juga dihitung.

Potensi Kenaikan Tax Ratio hingga 13 Persen

Yon memberikan simulasi perhitungan: jika tax ratio tahun 2024 berada di 10,2 persen, penambahan PNBP dari sumber daya alam (SDA) dapat menyumbang sekitar 1,5 persen–2 persen, sehingga totalnya mencapai 12 persen.

Jika ditambah pajak daerah sebesar 1 persen–1,5 persen lagi, maka tax ratio Indonesia sebenarnya berada di kisaran 13 persen–13,5 persen per tahun. “Kalau mau dibandingkan dengan negara lain, posisi kita sebenarnya masih relatif di 13 persen-an,” jelasnya.

Post navigation

Previous: Pengusaha Akui 40 Persen Penggilingan Padi Tutup Usai Penegakan Kasus Beras Oplosan
Next: Survei BI Prediksi Penjualan Eceran Lesu dalam Enam Bulan ke Depan

Related Stories

Inflasi Medis Tembus 17,9 Persen, Alarm Baru Pentingnya Asuransi Kesehatan di Indonesia
  • Keuangan

Inflasi Medis Tembus 17,9 Persen, Alarm Baru Pentingnya Asuransi Kesehatan di Indonesia

Foomers April 18, 2026
Kisah Hansjurgen Kohler, Detektif Antariksa yang Siap Terima Telepon UFO 24 Jam
  • Umum

Kisah Hansjurgen Kohler, Detektif Antariksa yang Siap Terima Telepon UFO 24 Jam

Foomers April 17, 2026
Reli Harga Bitcoin Berlanjut, “Tol Kripto” Iran Picu Lonjakan di Tengah Geopolitik Memanas
  • Keuangan

Reli Harga Bitcoin Berlanjut, “Tol Kripto” Iran Picu Lonjakan di Tengah Geopolitik Memanas

Foomers April 15, 2026

Recent Posts

  • Inflasi Medis Tembus 17,9 Persen, Alarm Baru Pentingnya Asuransi Kesehatan di Indonesia
  • Kisah Hansjurgen Kohler, Detektif Antariksa yang Siap Terima Telepon UFO 24 Jam
  • Parkinson Bukan Gangguan Jiwa, Ini Penjelasan Medis yang Sering Disalahpahami
  • Reli Harga Bitcoin Berlanjut, “Tol Kripto” Iran Picu Lonjakan di Tengah Geopolitik Memanas
  • Lebanon Pilih Jalur Sendiri, Diplomasi Sunyi di Tengah Bayang Konflik Israel

Categories

  • Gaya Hidup
  • Home
  • Keuangan
  • Umum

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024

Copyright © Foomer Official | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.