Skip to content

Foomer Official

Sumber Info Terlengkap dan Terupdate

Primary Menu
  • Home
  • Umum
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Home
  • Umum
  • Kejaksaan Agung Tangkap Hendry Lie di Bandara Soekarno-Hatta dalam Kasus Dugaan Korupsi Timah Rp 300 Triliun
  • Umum

Kejaksaan Agung Tangkap Hendry Lie di Bandara Soekarno-Hatta dalam Kasus Dugaan Korupsi Timah Rp 300 Triliun

Fahmi Rizal November 18, 2024 3 minutes read
Kejaksaan Agung Tangkap Hendry Lie di Bandara Soekarno-Hatta dalam Kasus Dugaan Korupsi Timah Rp 300 Triliun

Foomer Official – Kejaksaan Agung (Kejagung) berhasil menangkap Hendry Lie, tersangka kasus dugaan korupsi tata niaga timah periode 2015-2022, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Penangkapan ini dilakukan setelah Hendry Lie kembali dari Singapura, tempat ia menjalani perawatan medis.

Hendry Lie, yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung, ditangkap setibanya di Bandara Soekarno-Hatta. Penangkapan ini merupakan hasil koordinasi antara Kejagung dan pihak imigrasi. Memastikan bahwa tersangka tidak dapat menghindari proses hukum yang sedang berjalan.

Asal Mula Kasus Dugaan Korupsi Timah

Kasus ini bermula dari dugaan korupsi dalam tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk selama periode 2015 hingga 2022. Kejagung mengungkap adanya kerugian negara yang mencapai Rp 300 triliun akibat praktik ilegal dalam bisnis timah tersebut.

Hendry Lie dikenal sebagai salah satu pendiri maskapai penerbangan Sriwijaya Air. Dalam kasus ini, ia diduga berperan sebagai beneficial owner atau pemilik manfaat dari PT TIN, sebuah perusahaan yang terlibat dalam bisnis timah. Selain Hendry, adiknya, Fandy Lie, yang menjabat sebagai marketing di PT TIN, juga ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelum penangkapannya, Hendry Lie telah dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan Kejaksaan Agung dengan alasan kesehatan. Kejagung sempat mengancam akan melakukan penangkapan paksa jika Hendry kembali tidak memenuhi panggilan ketiga.

“Baca Juga: Peluang Usaha BRILink Bantu Pergerakan Ekonomi Simalungun”

Kejagung Telah Menyita Sejumlah Aset Milik Hendry Lie

Sebagai bagian dari upaya pemulihan kerugian negara, Kejagung telah menyita sejumlah aset milik Hendry Lie. Salah satunya adalah vila seluas 1.800 meter persegi di Bali yang dibeli pada tahun 2022 dengan estimasi nilai mencapai Rp 20 miliar. Vila tersebut diduga dibeli menggunakan dana hasil korupsi.

Menanggapi penangkapan salah satu pendirinya, manajemen Sriwijaya Air menyatakan bahwa kasus hukum yang menjerat Hendry Lie tidak mempengaruhi operasional maskapai. Mereka menegaskan bahwa perusahaan tetap berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada pelanggan dan menghormati proses hukum yang berjalan.

Setelah penangkapan ini, Kejagung akan melanjutkan proses hukum terhadap Hendry Lie sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penahanan dan pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengungkap peran Hendry dalam kasus korupsi ini serta mengidentifikasi pihak-pihak lain yang terlibat.

“Simak Juga: Prabowo Berkuasa di Pekan Ketiga, Modal Asing Kabur Rp7,42 T”

Upaya Penegakan Hukum

Penangkapan Hendry Lie menunjukkan komitmen Kejagung dalam memberantas korupsi, khususnya di sektor pertambangan yang memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian negara. Kejagung menegaskan akan terus mengejar dan menindak tegas pelaku korupsi tanpa pandang bulu.

Masyarakat diharapkan mendukung upaya penegakan hukum ini dengan memberikan informasi yang relevan dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang dapat mengganggu proses hukum. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari korupsi.

Post navigation

Previous: Nilai Rupiah Menguat ke Rp15.845 per Dolar AS Pagi Ini
Next: Orang Super Kaya Lebih Memilih Hidup Apa Adanya: Mengapa Mereka Menjauh dari Kemewahan?

Related Stories

Lebanon Pilih Jalur Sendiri, Diplomasi Sunyi di Tengah Bayang Konflik Israel
  • Umum

Lebanon Pilih Jalur Sendiri, Diplomasi Sunyi di Tengah Bayang Konflik Israel

Foomers April 13, 2026
Iran Klaim AS Gagal Selamatkan Kru F-15, Operasi Berujung Kehancuran Armada
  • Umum

Iran Klaim AS Gagal Selamatkan Kru F-15, Operasi Berujung Kehancuran Armada

Foomers April 5, 2026
Tradisi April Fools di Dunia: Dari Ikan Kertas hingga Misi Palsu yang Menghibur
  • Home
  • Umum

Tradisi April Fools di Dunia: Dari Ikan Kertas hingga Misi Palsu yang Menghibur

Foomers April 2, 2026

Recent Posts

  • Lebanon Pilih Jalur Sendiri, Diplomasi Sunyi di Tengah Bayang Konflik Israel
  • Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 17.035 per Dollar AS, Tekanan Global Kian Terasa
  • Iran Klaim AS Gagal Selamatkan Kru F-15, Operasi Berujung Kehancuran Armada
  • Zendaya Ungkap Momen Manis, Saat Hatinya Yakin Tom Holland Adalah yang Tepat
  • Tradisi April Fools di Dunia: Dari Ikan Kertas hingga Misi Palsu yang Menghibur

Categories

  • Gaya Hidup
  • Home
  • Keuangan
  • Umum

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024

Copyright © Foomer Official | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.