Skip to content

Foomer Official

Sumber Info Terlengkap dan Terupdate

Primary Menu
  • Home
  • Umum
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Home
  • Home
  • Dirjen Pajak Tegaskan Integritas: 26 Pegawai Dipecat, 13 Lainnya Segera Menyusul
  • Home
  • Keuangan

Dirjen Pajak Tegaskan Integritas: 26 Pegawai Dipecat, 13 Lainnya Segera Menyusul

Foomers October 5, 2025 3 minutes read
Dirjen Pajak Tegaskan Integritas: 26 Pegawai Dipecat, 13 Lainnya Segera Menyusul

Dirjen Pajak Tegaskan Integritas: 26 Pegawai Dipecat, 13 Lainnya Segera Menyusul

Foomer Official – Langkah tegas diambil oleh Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Bimo Wijayanto dalam memperkuat integritas lembaga yang dipimpinnya. Sejak menjabat pada Mei 2025, Bimo telah memecat 26 pegawai yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin dan tindak kecurangan. Tak berhenti di situ, ia juga menegaskan bahwa 13 pegawai lain akan segera diberhentikan dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya pembersihan internal.

Tindakan Tegas untuk Menjaga Integritas Lembaga

Dalam peluncuran Piagam Wajib Pajak di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, pada Jumat (3/10), Bimo menyampaikan bahwa keputusan pemecatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk menjaga kepercayaan publik terhadap Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

“Dapat kami laporkan, kami dengan sangat menyesal sudah memecat 26 karyawan. Hari ini di meja saya, ada tambahan 13 lagi,” ujar Bimo dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa kebijakan ini tidak mengenal kompromi. Setiap pelanggaran, sekecil apa pun, akan mendapatkan sanksi yang setimpal. “Seratus rupiah saja ada fraud yang dilakukan oleh anggota kami, akan saya pecat. Handphone saya terbuka untuk whistleblower dari bapak-ibu, dan saya jamin keamanannya,” tegasnya.

Komitmen Transparansi dan Pengawasan Ketat

Bimo menjelaskan bahwa Direktorat Jenderal Pajak kini sedang menjalankan proses reformasi menyeluruh, terutama dalam hal transparansi, akuntabilitas, dan etika pegawai. Langkah ini menjadi krusial agar kepercayaan masyarakat terhadap sistem perpajakan tetap terjaga.

Baca Juga : 12 SMA Sekolah Garuda Siap Beroperasi Serentak di 16 Lokasi pada Oktober 2025

Menurutnya, tanpa kepercayaan publik, kepatuhan pajak sukarela akan sulit dibangun. “Tanpa kepatuhan sukarela, efektivitas negara dalam mengumpulkan penerimaan akan menurun drastis. Karena itu, menjaga kepercayaan wajib pajak menjadi prioritas utama kami,” ujar Bimo.

Selain memperkuat pengawasan internal, Bimo juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan dugaan pelanggaran. Ia menegaskan bahwa setiap laporan akan ditindaklanjuti dengan serius melalui mekanisme yang aman dan rahasia.

Perjalanan Karier dan Pengalaman Bimo Wijayanto

Bimo Wijayanto dikenal sebagai sosok yang memiliki rekam jejak kuat dalam bidang kebijakan publik dan keuangan negara. Ia resmi dilantik sebagai Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan pada Mei 2025, menggantikan Suryo Utomo.

Sebelum menduduki jabatan tersebut, Bimo pernah menjabat sebagai Sekretaris Deputi Bidang Kerja Sama Ekonomi dan Investasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Ia juga pernah memegang posisi Asisten Deputi Investasi Strategis di Kemenko Maritim dan Investasi pada periode September 2020 hingga Desember 2024.

Pengalaman Bimo di pemerintahan semakin matang ketika ia menjabat sebagai Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden (KSP) pada 2016–2020. Dalam perannya itu, ia terlibat dalam berbagai kebijakan strategis di bidang politik, hukum, keamanan, sosial, budaya, dan ekologi.

Membangun Budaya Integritas di Lingkungan DJP

Langkah tegas yang diambil Bimo mencerminkan visi besar untuk menjadikan DJP sebagai institusi yang bersih, profesional, dan berintegritas tinggi. Ia menyadari bahwa membangun budaya kerja yang sehat bukan hanya soal regulasi, tetapi juga tentang membentuk karakter aparatur pajak agar memiliki moralitas tinggi.

Transformasi yang tengah dilakukan mencakup digitalisasi sistem pajak, peningkatan efisiensi birokrasi, serta pelatihan berkelanjutan bagi pegawai agar lebih kompeten dan adaptif terhadap perubahan. “Kami berkomitmen menjadikan DJP sebagai lembaga yang dipercaya publik dan berorientasi pada pelayanan, bukan sekadar penegakan aturan,” ujarnya.

Reformasi Pajak Menuju Kepercayaan Publik

Kebijakan pembersihan internal yang dilakukan Bimo dianggap sebagai langkah penting dalam memperkuat reformasi pajak nasional. Publik kini menaruh harapan besar agar langkah tegas ini benar-benar membawa perubahan nyata.

Melalui kebijakan transparansi dan integritas, Bimo berharap DJP tidak hanya menjadi lembaga yang efisien dalam mengelola penerimaan negara, tetapi juga lembaga yang mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat.

“Integritas bukan sekadar slogan. Ini adalah fondasi agar pajak benar-benar menjadi instrumen pembangunan bangsa,” tutup Bimo dengan tegas.

Post navigation

Previous: Apa Bedanya Kementerian BUMN dengan BP BUMN? Begini Penjelasannya
Next: Rupiah Tertekan ke Level Rp16.578 per Dolar AS, Analis Sebut Dampak Pernyataan The Fed

Related Stories

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 17.035 per Dollar AS, Tekanan Global Kian Terasa
  • Keuangan

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 17.035 per Dollar AS, Tekanan Global Kian Terasa

Foomers April 6, 2026
Tradisi April Fools di Dunia: Dari Ikan Kertas hingga Misi Palsu yang Menghibur
  • Home
  • Umum

Tradisi April Fools di Dunia: Dari Ikan Kertas hingga Misi Palsu yang Menghibur

Foomers April 2, 2026
Harga Emas Dunia Siap Catat Penurunan Terbesar Sejak 2008
  • Keuangan

Harga Emas Dunia Siap Catat Penurunan Terbesar Sejak 2008

Foomers March 31, 2026

Recent Posts

  • Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 17.035 per Dollar AS, Tekanan Global Kian Terasa
  • Iran Klaim AS Gagal Selamatkan Kru F-15, Operasi Berujung Kehancuran Armada
  • Zendaya Ungkap Momen Manis, Saat Hatinya Yakin Tom Holland Adalah yang Tepat
  • Tradisi April Fools di Dunia: Dari Ikan Kertas hingga Misi Palsu yang Menghibur
  • Harga Emas Dunia Siap Catat Penurunan Terbesar Sejak 2008

Categories

  • Gaya Hidup
  • Home
  • Keuangan
  • Umum

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024

Copyright © Foomer Official | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.