Skip to content

Foomer Official

Sumber Info Terlengkap dan Terupdate

Primary Menu
  • Home
  • Umum
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Home
  • Home
  • Penelitian Ungkap Makan Keju Sebelum Tidur Bisa Memicu Mimpi Buruk
  • Gaya Hidup
  • Home

Penelitian Ungkap Makan Keju Sebelum Tidur Bisa Memicu Mimpi Buruk

Foomers September 25, 2025 3 minutes read
Penelitian Ungkap Makan Keju Sebelum Tidur Bisa Memicu Mimpi Buruk

Penelitian Ungkap Makan Keju Sebelum Tidur Bisa Memicu Mimpi Buruk

Foomer Official – Banyak orang sulit menolak camilan sebelum tidur, terutama setelah seharian beraktivitas. Keju dan biskuit kerap menjadi pilihan praktis yang disukai banyak kalangan. Namun, muncul pertanyaan yang sering diperdebatkan: apakah benar makan keju menjelang tidur dapat memicu mimpi buruk?

Temuan Studi Terbaru

Selama ini anggapan tersebut dianggap sebatas mitos, tetapi riset yang dipublikasikan di Frontiers in Psychology justru memberikan bukti sebaliknya. Studi itu menemukan konsumsi produk olahan susu, termasuk keju, dapat mengganggu kualitas tidur. Bahkan, bagi mereka yang memiliki intoleransi laktosa, risikonya lebih besar mengalami mimpi buruk.

Baca Juga : Pengalaman Pemilik MG 5 GT: Kelebihan dan Kekurangan Setelah 3 Tahun Pemakaian

Hubungan Intoleransi Laktosa dan Mimpi Buruk

Dr. Tore Nielsen dari Université de Montréal menjelaskan, tingkat keparahan mimpi buruk sangat terkait dengan intoleransi laktosa dan alergi makanan lainnya. Menurutnya, perubahan pola makan pada orang dengan sensitivitas makanan dapat membantu mengurangi gangguan tidur yang berujung pada mimpi buruk.

Hasil Survei Terhadap Ribuan Responden

Survei terhadap hampir 1.100 orang mengungkapkan sepertiga responden sering mengalami mimpi buruk. Menariknya, perempuan lebih sering melaporkan kualitas tidur yang buruk dibanding laki-laki. Selain itu, perempuan hampir dua kali lipat lebih rentan mengalami intoleransi atau alergi makanan.

Efek Keju terhadap Pencernaan dan Tidur

Penelitian juga menyoroti bagaimana intoleransi laktosa memengaruhi kualitas tidur. Gejala pencernaan yang muncul dapat membuat tidur terganggu dan memicu mimpi buruk. Hussain Ahmad, seorang dokter dari Inggris, menambahkan bahwa keju mengandung protein dan lemak yang lebih lama dicerna tubuh, sehingga bila dikonsumsi menjelang tidur bisa menyebabkan tidur gelisah.

Pengaruh Kandungan Tyramine dalam Keju

Selain faktor pencernaan, beberapa jenis keju matang mengandung asam amino bernama tyramine. Zat ini dapat merangsang pelepasan hormon tertentu yang memengaruhi aktivitas otak. Akibatnya, mimpi terasa lebih nyata, intens, dan kadang menimbulkan kesan mengganggu bagi orang yang mengalaminya.

Kapan Sebaiknya Menghentikan Konsumsi Keju

Jika Anda merasa keju memengaruhi kualitas tidur, disarankan menghentikan konsumsinya setidaknya dua hingga tiga jam sebelum beristirahat. Dengan jeda waktu ini, tubuh memiliki kesempatan untuk menyelesaikan tahap awal pencernaan sebelum memasuki fase tidur yang dalam.

Alternatif Aman Menikmati Keju di Malam Hari

Bagi pecinta keju, tetap ada cara aman menikmatinya di malam hari. Mengombinasikannya dengan makanan penyeimbang seperti biskuit gandum, apel, atau kacang bisa menjadi solusi. Selain itu, membatasi porsi dalam jumlah kecil jauh lebih aman dibandingkan mengonsumsi keju dalam porsi besar.

Pentingnya Kebiasaan Tidur yang Baik

Selain mengatur pola makan, kebiasaan tidur sehat juga berperan penting. Tidur di ruangan yang sejuk dan gelap, menjaga posisi kepala sedikit lebih tinggi untuk mencegah refluks, serta membiasakan rutinitas tidur yang konsisten dapat membantu mengurangi risiko gangguan tidur dan mimpi buruk.

Post navigation

Previous: Analis Beberkan Alasan Rupiah Melemah Hingga Sentuh Rp16.600 per Dolar AS
Next: Polri Masih Kejar Buronan Kasus Kresna Grup dan Wanaartha Life Usai Pulangkan Adrian Gunadi

Related Stories

Tradisi April Fools di Dunia: Dari Ikan Kertas hingga Misi Palsu yang Menghibur
  • Home

Tradisi April Fools di Dunia: Dari Ikan Kertas hingga Misi Palsu yang Menghibur

Foomers April 2, 2026
Diare Saat Haid: Antara Hal Normal dan Sinyal Tubuh yang Perlu Dipahami
  • Gaya Hidup

Diare Saat Haid: Antara Hal Normal dan Sinyal Tubuh yang Perlu Dipahami

Foomers March 26, 2026
Wabah Meningitis di Inggris: Gejala Mirip Flu yang Berujung Fatal dan Jadi Peringatan Serius
  • Gaya Hidup

Wabah Meningitis di Inggris: Gejala Mirip Flu yang Berujung Fatal dan Jadi Peringatan Serius

Foomers March 20, 2026

Recent Posts

  • Tradisi April Fools di Dunia: Dari Ikan Kertas hingga Misi Palsu yang Menghibur
  • Harga Emas Dunia Siap Catat Penurunan Terbesar Sejak 2008
  • Dunia Mulai Berhemat Energi: Krisis BBM Global Ubah Pola Hidup Masyarakat
  • Diare Saat Haid: Antara Hal Normal dan Sinyal Tubuh yang Perlu Dipahami
  • Harga Emas Dunia Anjlok Tajam, Pekan Terburuk Sejak 1983 di Tengah Geopolitik Memanas

Categories

  • Gaya Hidup
  • Home
  • Keuangan
  • Umum

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024

Copyright © Foomer Official | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.