Skip to content

Foomer Official

Sumber Info Terlengkap dan Terupdate

Primary Menu
  • Home
  • Umum
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Home
  • Umum
  • Inovasi Pemanfaatan Sisa Makanan Program Makan Bergizi Gratis untuk Pakan Ikan
  • Umum

Inovasi Pemanfaatan Sisa Makanan Program Makan Bergizi Gratis untuk Pakan Ikan

Fahmi Rizal January 13, 2025 3 minutes read
Inovasi Pemanfaatan Sisa Makanan Program Bergizi Gratis untuk Pakan Ikan

Foomer Official – Dalam upaya mengatasi masalah gizi di kalangan anak-anak sekolah sekaligus memanfaatkan limbah makanan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah meluncurkan inisiatif terbaru yang menjanjikan. Program ini tidak hanya bertujuan memberikan makanan sehat bagi anak-anak sekolah, tetapi juga mengolah sisa makanan menjadi pakan ikan yang bermanfaat bagi sektor perikanan.

Pemanfaatan Limbah Organik untuk Budidaya Maggot Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pulogebang, Jakarta Timur, telah mengambil langkah proaktif dengan memanfaatkan sisa makanan dari program MBG sebagai bahan organik dalam budi daya maggot. Maggot, atau larva lalat Black Soldier, dikenal kaya protein dan nutrisi yang sangat baik sebagai pakan ikan. Dengan memanfaatkan sisa makanan ini, SPPG berhasil mengolahnya menjadi pupuk dan pakan ikan yang bermanfaat bagi sektor perikanan.

Evaluasi dan Penyesuaian Menu MBG

Berdasarkan Data Food Waste Wakil Kepala Staf Kepresidenan, M. Qodari, menjelaskan bahwa data terkait limbah makanan dari program MBG akan digunakan untuk mengevaluasi dan menyesuaikan menu agar lebih disukai anak-anak. Data ini sangat penting dalam meningkatkan efektivitas program, terutama dalam mencapai target yang lebih besar pada tahun 2025 hingga 2029.

Selain memantau kualitas makanan yang disajikan, Qodari mengusulkan sistem penilaian berupa rating untuk setiap dapur SPPG, dengan skala 1-5, guna memastikan bahwa kualitas makanan tetap terjaga dan sesuai dengan selera anak-anak.

“Baca Juga: 5 Jenis Bahan Makanan ini Layak Dikonsumsi Kapanpun Meski Disimpan Dalam Jangka Waktu yang Lama”

Dukungan dari Pemerintah Daerah dalam Pengelolaan Sampah

Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk lebih serius dalam menangani sampah sisa makanan dari program MBG. Ia menekankan pentingnya pengolahan limbah organik menjadi produk yang bermanfaat, seperti pupuk dan pakan hewan.

Pengelolaan sampah ini tidak hanya mengurangi penumpukan di tempat pembuangan akhir (TPA) tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomis. Meski pengelolaan ini bukan tugas yang mudah, Khoirudin percaya bahwa dengan pengelolaan yang baik, sampah tersebut dapat memberikan manfaat yang signifikan.

Kesiapan DLH DKI Jakarta dalam Mendukung Inisiatif

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyatakan kesiapannya untuk mendukung pengelolaan limbah makanan dari program MBG. DLH akan memfasilitasi pengumpulan dan pengolahan sampah organik yang berasal dari dapur SPPG. Sampah tersebut akan dibawa ke Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R untuk didistribusikan ke berbagai tempat yang membutuhkan. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien dan berkelanjutan. Serta mendukung upaya pelestarian lingkungan.

Harapan untuk Masa Depan Program MBG

Dengan inovasi dalam pengelolaan limbah makanan ini, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat menjadi contoh baik dalam pengelolaan sampah dan penggunaan sumber daya yang efisien. Selain memberikan asupan makanan sehat bagi anak-anak. Program ini juga berkontribusi pada pengelolaan lingkungan yang lebih baik. Inisiatif ini diharapkan dapat terus berkembang dan mencapai target yang lebih besar di masa depan. Sehingga dampak positifnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat di seluruh Indonesia.

Program MBG, yang sebelumnya hanya berfokus pada peningkatan gizi anak-anak sekolah. Kini telah berkembang menjadi inisiatif yang multifungsi dan berkelanjutan. Dengan pengelolaan sisa makanan menjadi pakan ikan, program ini tidak hanya memberikan solusi gizi tetapi juga solusi lingkungan dan ekonomi. Hal ini mencerminkan komitmen pemerintah dan berbagai pihak terkait dalam menciptakan program yang benar-benar holistik dan bermanfaat bagi banyak sektor.

“Simak Juga: Penelitian Ungkap Orang Kaya Lebih Sering Terkena Kanker”

Post navigation

Previous: Cairkan Jaminan Pensiun Sebelum 59 Tahun, Apa Saja Prosedurnya?
Next: Gejala sakit maag yang Kerap Disangka Serangan Jantung, Apa Bedanya?

Related Stories

Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Sosok Misterius yang Kini Mengendalikan Arah Negara
  • Umum

Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Sosok Misterius yang Kini Mengendalikan Arah Negara

Foomers March 10, 2026
Rusia Akhirnya Buka Suara soal Dukungan Militer ke Iran di Tengah Perang yang Memanas
  • Umum

Rusia Akhirnya Buka Suara soal Dukungan Militer ke Iran di Tengah Perang yang Memanas

Foomers March 5, 2026
Kapal Tanker Tenggelam Ditembak di Selat Hormuz, Ketegangan Energi Dunia Kian Membara
  • Umum

Kapal Tanker Tenggelam Ditembak di Selat Hormuz, Ketegangan Energi Dunia Kian Membara

Foomers March 2, 2026

Recent Posts

  • RUPST Cashlez Setujui Rights Issue 996,6 Juta Saham untuk Perkuat Bisnis Pembayaran Digital
  • Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Sosok Misterius yang Kini Mengendalikan Arah Negara
  • 300 Ribu Anak Indonesia Alami Depresi dan Cemas, Alarm Serius bagi Kesehatan Mental Generasi Muda
  • Bank Mandiri Siapkan Rp 4,58 Triliun Uang Tunai untuk Ramadhan dan Lebaran di Jabar
  • Rusia Akhirnya Buka Suara soal Dukungan Militer ke Iran di Tengah Perang yang Memanas

Categories

  • Gaya Hidup
  • Home
  • Keuangan
  • Umum

Archives

  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024

Copyright © Foomer Official | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.