Skip to content

Foomer Official

Sumber Info Terlengkap dan Terupdate

Primary Menu
  • Home
  • Umum
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Home
  • Gaya Hidup
  • Dokter Gizi Beberkan Kesalahan Umum yang Bikin Berat Badan
  • Gaya Hidup

Dokter Gizi Beberkan Kesalahan Umum yang Bikin Berat Badan

Foomers March 31, 2025 3 minutes read
Dokter Gizi

Foomer Official – Setelah menikmati hidangan Lebaran, banyak orang mengeluhkan kenaikan berat badan. Berbagai makanan khas Lebaran memang menggoda selera. Namun, tanpa disadari, ada beberapa kesalahan umum yang menyebabkan berat badan naik. Seorang dokter gizi mengungkapkan faktor-faktor utama yang sering diabaikan. Dengan mengetahui kesalahan ini, kenaikan berat badan bisa dicegah.

Makan Berlebihan Tanpa Kontrol

Dokter Gizi mengatakan salah satu penyebab utama kenaikan berat badan setelah Lebaran adalah makan berlebihan. Banyak orang merasa harus mencicipi semua hidangan yang tersedia. Ditambah lagi, makanan Lebaran umumnya tinggi kalori dan lemak. Konsumsi makanan tanpa memperhatikan porsi bisa menyebabkan kelebihan asupan kalori. Akibatnya, lemak tubuh meningkat dan berat badan bertambah.

“Baca Juga : Harga BBM dari Motoris Pertamina: Sama atau Lebih Mahal?”

Terlalu Banyak Makanan Bersantan

Opor ayam, rendang, dan gulai adalah hidangan khas Lebaran yang kaya rasa. Namun, makanan ini juga mengandung santan dalam jumlah besar. Santan tinggi lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kalori dalam tubuh. Jika dikonsumsi secara berlebihan, tubuh akan menyimpan kelebihan kalori sebagai lemak. Oleh karena itu, penting untuk membatasi konsumsi makanan bersantan.

Kurangnya Aktivitas Fisik

Saat Lebaran, kebanyakan orang lebih banyak duduk dan bersantai. Waktu lebih banyak dihabiskan untuk bersilaturahmi dan menikmati makanan. Kurangnya aktivitas fisik membuat tubuh tidak membakar kalori dengan optimal. Akibatnya, kalori yang masuk lebih banyak daripada yang dibakar. Inilah yang menyebabkan berat badan naik dengan cepat setelah Lebaran.

“Simak juga: Misteri Pintu Raksasa di Antartika: Fakta atau Konspirasi?”

Terlalu Banyak Minuman Manis

Minuman manis sering menjadi pendamping hidangan Lebaran. Es sirup, es cendol, dan teh manis menjadi favorit banyak orang. Sayangnya, minuman ini mengandung gula dalam jumlah tinggi. Konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan kadar lemak dalam tubuh. Jika tidak dikontrol, gula yang tidak terpakai akan disimpan sebagai lemak.

Makan Tengah Malam

Selama Lebaran, banyak orang begadang untuk bercengkerama dengan keluarga. Tak jarang, kebiasaan ini diikuti dengan makan tengah malam. Padahal, metabolisme tubuh melambat saat malam hari. Makanan yang dikonsumsi sebelum tidur lebih mudah disimpan sebagai lemak. Jika kebiasaan ini terus berlangsung, berat badan akan naik dengan cepat.

Tidak Mengontrol Camilan

Selain hidangan utama, camilan Lebaran juga menjadi penyebab kenaikan berat badan. Kue kering seperti nastar, kastengel, dan putri salju mengandung banyak gula dan lemak. Karena bentuknya kecil, banyak orang tidak sadar sudah mengonsumsi dalam jumlah banyak. Tanpa disadari, kalori yang masuk dari camilan bisa sangat tinggi.

Cara Mencegah Kenaikan Berat Badan

Untuk mencegah kenaikan berat badan setelah Lebaran, beberapa langkah bisa dilakukan. Pertama, mengontrol porsi makan agar tidak berlebihan. Kedua, mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak dan gula. Ketiga, tetap aktif bergerak meskipun sedang menikmati liburan. Keempat, memperbanyak konsumsi air putih untuk membantu metabolisme. Dengan langkah ini, tubuh tetap sehat tanpa harus mengorbankan kebahagiaan Lebaran.

Post navigation

Previous: Harga BBM dari Motoris Pertamina: Sama atau Lebih Mahal?
Next: BSI Himbau Nasabah Hati-hati dengan Penipuan Keuangan di Lebaran

Related Stories

7 Tips Meningkatkan Self-Esteem Anak Perempuan yang Rendah
  • Gaya Hidup

7 Tips Meningkatkan Self-Esteem Anak Perempuan yang Rendah

Foomers April 22, 2026
Kilau Perhiasan Prewedding Syifa Hadju, Sentuhan Elegan Bernilai Rp 250 Juta yang Memikat Perhatian
  • Gaya Hidup

Kilau Perhiasan Prewedding Syifa Hadju, Sentuhan Elegan Bernilai Rp 250 Juta yang Memikat Perhatian

Foomers April 19, 2026
Parkinson Bukan Gangguan Jiwa, Ini Penjelasan Medis yang Sering Disalahpahami
  • Gaya Hidup

Parkinson Bukan Gangguan Jiwa, Ini Penjelasan Medis yang Sering Disalahpahami

Foomers April 15, 2026

Recent Posts

  • Terungkap Setelah 5 Tahun, Kelalaian Fatal Jadi Penyebab Tabrakan Jet Tempur Korea Selatan
  • 7 Tips Meningkatkan Self-Esteem Anak Perempuan yang Rendah
  • Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Tajam, Sinyal Kuat Perubahan Arah Investasi?
  • Israel Selidiki Insiden Patung Yesus di Lebanon, Ketegangan Sensitif di Tengah Konflik
  • Kilau Perhiasan Prewedding Syifa Hadju, Sentuhan Elegan Bernilai Rp 250 Juta yang Memikat Perhatian

Categories

  • Gaya Hidup
  • Home
  • Keuangan
  • Umum

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024

Copyright © Foomer Official | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.