Skip to content

Foomer Official

Sumber Info Terlengkap dan Terupdate

Primary Menu
  • Home
  • Umum
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Home
  • Home
  • Bank & Pengusaha Was-was Produk China Banjiri RI Usai Tarif AS Berlaku
  • Home
  • Keuangan
  • Umum

Bank & Pengusaha Was-was Produk China Banjiri RI Usai Tarif AS Berlaku

Foomers July 23, 2025 3 minutes read
Bank & Pengusaha Was-was Produk China Banjiri RI Usai Tarif AS Berlaku

Bank & Pengusaha Was-was Produk China Banjiri RI Usai Tarif AS Berlaku

Foomer Official – Pemberlakuan tarif impor oleh Amerika Serikat terhadap sejumlah produk asal China diprediksi akan berdampak signifikan pada pasar Indonesia. Kebijakan ini menurunkan daya saing produk China di Negeri Paman Sam, sehingga mendorong Beijing untuk mencari pasar alternatif yang lebih terbuka. Indonesia pun dipandang sebagai target utama yang potensial.

Indonesia Jadi Target Distribusi Produk China

Head of Corporate Banking UOB, Edwin Kadir, menyatakan bahwa Indonesia menjadi sasaran karena dianggap sebagai pasar massal yang menjanjikan. Dalam acara UOB Media Editor Circle, Selasa (22/7), Edwin menegaskan bahwa produk China kemungkinan besar akan membanjiri pasar lokal sebagai imbas dari tarif baru tersebut.

Pemerintah Amerika Serikat kini menerapkan tarif impor sebesar 30 persen terhadap sejumlah produk dari China. Meski tarif ini lebih rendah dibandingkan level sebelumnya yang sempat mencapai 145 persen, efeknya tetap besar bagi rantai distribusi global.

Baca Juga : BI Ungkap Kredit UMKM Belum Pulih, Cuma Tumbuh 2,18 Persen per Juni

Dukungan terhadap Strategi Pemerintah

Edwin mendukung langkah-langkah strategis pemerintah Indonesia untuk meningkatkan iklim investasi dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja. Menurutnya, Indonesia perlu meningkatkan daya saing dalam negeri untuk menghadapi masuknya produk impor dalam jumlah besar.

Ia juga menyebutkan bahwa banyak perusahaan asal China kini mempertimbangkan untuk mendirikan pabrik di Indonesia. Tujuannya adalah mengurangi biaya transportasi dan meningkatkan efisiensi produksi.

Peringatan dari Pelaku Usaha dan Ekonom

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kebijakan Makro-Mikro, Aviliani, juga memperingatkan pemerintah agar tidak mengabaikan dampak lanjutan dari kebijakan dagang negara lain. Ia menyatakan bahwa ketika AS menerapkan tarif tinggi terhadap China, maka arus barang dari China akan dialihkan ke pasar lain seperti Indonesia.

“Tarif tinggi akan mendorong China menjadikan Indonesia sebagai pasar pelampiasan. Pemerintah harus sigap mengantisipasi hal ini,” ujarnya.

Negosiasi Tarif dan Dampaknya bagi RI

Dari sisi pemerintah, Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menjelaskan bahwa pemberlakuan tarif impor timbal balik antara Indonesia dan Amerika akan dimulai pada awal Agustus. Kebijakan ini lahir dari proses negosiasi intensif antara kedua negara.

Menurut Susiwijono, minggu ini masih berlangsung diskusi lanjutan sebelum diterbitkannya joint statement resmi. Ia menyebut bahwa tarif baru akan diberlakukan dengan skema MFN plus baseline sebesar 10 persen.

Langkah Antisipatif Jadi Kunci Stabilitas

Para pelaku usaha dan ekonom sepakat bahwa pemerintah harus segera menyusun strategi untuk menjaga stabilitas industri lokal. Termasuk dalam hal ini adalah pengawasan ketat terhadap produk impor, penyesuaian kebijakan industri, serta insentif bagi pelaku usaha domestik.

Jika tidak diantisipasi, banjir produk China bisa memukul sektor manufaktur dan UMKM lokal. Karenanya, kolaborasi antara dunia usaha dan regulator mutlak diperlukan untuk melindungi kepentingan nasional.

Post navigation

Previous: BI Ungkap Kredit UMKM Belum Pulih, Cuma Tumbuh 2,18 Persen per Juni
Next: Kejagung Resmi Ajukan Banding atas Vonis Tom Lembong: Mempertanyakan Kerugian Negara

Related Stories

Dunia Mulai Berhemat Energi: Krisis BBM Global Ubah Pola Hidup Masyarakat
  • Umum

Dunia Mulai Berhemat Energi: Krisis BBM Global Ubah Pola Hidup Masyarakat

Foomers March 27, 2026
Harga Emas Dunia Anjlok Tajam, Pekan Terburuk Sejak 1983 di Tengah Geopolitik Memanas
  • Keuangan

Harga Emas Dunia Anjlok Tajam, Pekan Terburuk Sejak 1983 di Tengah Geopolitik Memanas

Foomers March 24, 2026
SBY Hadiri Halalbihalal di Istana: Momen Hangat Silaturahmi yang Sarat Makna Kebangsaan
  • Umum

SBY Hadiri Halalbihalal di Istana: Momen Hangat Silaturahmi yang Sarat Makna Kebangsaan

Foomers March 23, 2026

Recent Posts

  • Dunia Mulai Berhemat Energi: Krisis BBM Global Ubah Pola Hidup Masyarakat
  • Diare Saat Haid: Antara Hal Normal dan Sinyal Tubuh yang Perlu Dipahami
  • Harga Emas Dunia Anjlok Tajam, Pekan Terburuk Sejak 1983 di Tengah Geopolitik Memanas
  • SBY Hadiri Halalbihalal di Istana: Momen Hangat Silaturahmi yang Sarat Makna Kebangsaan
  • Wabah Meningitis di Inggris: Gejala Mirip Flu yang Berujung Fatal dan Jadi Peringatan Serius

Categories

  • Gaya Hidup
  • Home
  • Keuangan
  • Umum

Archives

  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024

Copyright © Foomer Official | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.