Foomer Official – Sinergi KB Bank (BBKP) dan Bali United resmi dimulai dan langsung menarik perhatian publik. Kerja sama ini akan berjalan selama 1,5 musim. Periode kolaborasi dimulai dari paruh kedua Super League 2025/2026 hingga akhir musim 2026/2027. Di tengah persaingan bank yang makin ketat, KB Bank memilih jalur yang terasa dekat dengan masyarakat. Sepak bola dipakai sebagai jembatan emosional. Sementara itu, Bali United juga melihat peluang besar dari kolaborasi ini. Bukan hanya soal sponsor, tetapi juga soal penguatan komunitas dan aktivitas digital.
Kerja Sama 1,5 Musim Memberi Ruang Strategi yang Lebih Matang
Sinergi KB Bank (BBKP) dan Bali United tidak dibuat untuk sekadar ramai sesaat. Durasi 1,5 musim memberi ruang untuk menyusun strategi yang lebih matang. Selain itu, kerja sama jangka menengah biasanya lebih mudah menghasilkan dampak nyata. Misalnya, peningkatan transaksi atau pertumbuhan nasabah baru. Dengan waktu yang cukup panjang, aktivasi juga bisa dilakukan bertahap. Hal ini membuat kolaborasi terasa lebih alami, bukan seperti promosi dadakan.
“Baca Juga : Pengelolaan Sawit Libatkan Lebih dari 18 Lembaga, Kebijakan Dinilai Masih Terfragmentasi“
Bali United Dipilih karena Klub Modern dengan Komunitas Aktif
Sinergi KB Bank (BBKP) dan Bali United terjadi karena klub ini punya reputasi yang kuat. Bali United dikenal sebagai klub profesional modern. Prestasinya konsisten. Manajemennya stabil. Selain itu, klub ini punya ekosistem digital yang aktif. Suporternya juga kuat dan loyal. Bagi KB Bank, karakter ini penting. Mereka ingin tampil lebih modern dan dekat dengan generasi muda. Karena itu, Bali United dianggap sebagai partner yang sejalan.
KB Bank Menargetkan Anak Muda Lewat Medium Sepak Bola
Sinergi KB Bank (BBKP) dan Bali United menunjukkan arah transformasi KB Bank. Mereka ingin lebih dekat dengan anak muda. Sepak bola dipilih karena punya daya tarik emosional. Fans tidak sekadar menonton, tetapi ikut merasa memiliki klub. Itulah yang membuat sepak bola punya energi besar. Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie menilai sepak bola bisa menjadi medium efektif. Terutama untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan. Dengan cara ini, pesan bank terasa lebih relevan.
“Baca Juga : Gopay Berantas Judi Online dengan Gerakan “Judi Pasti Rugi”“
Literasi Keuangan Dibungkus dengan Cara yang Lebih Menyenangkan
Sinergi KB Bank (BBKP) dan Bali United juga membawa misi edukasi. KB Bank ingin mendorong literasi keuangan. Namun, mereka tidak memilih cara yang kaku. Sebaliknya, edukasi dibungkus lewat kegiatan yang dekat dengan suporter. Ini penting, karena anak muda sering tidak tertarik pada materi finansial yang terlalu formal. Dengan bantuan klub sepak bola, edukasi bisa terasa lebih ringan. Selain itu, pendekatan seperti ini bisa meningkatkan kepercayaan publik.
Brand KB Bank Hadir di Aset Klub, dari Training Jersey hingga Jersey Resmi
Sinergi KB Bank (BBKP) dan Bali United mencakup eksposur branding yang luas. Logo KB Bank akan muncul di training jersey. Logo juga hadir di aset offline dan digital milik klub. Lalu, pada musim 2026/2027, logo KB Bank dijadwalkan tampil di jersey pertandingan resmi. Skema ini terasa realistis. Selain itu, training jersey sering muncul di konten harian klub. Karena itu, frekuensi tampilnya bisa lebih tinggi. Dampaknya, awareness juga bisa naik lebih cepat.