Foomer Official – Lapangan sepak bola menjadi ruang belajar yang lebih luas bagi puluhan remaja melalui Allianz MoveNow Camp Indonesia Edition 2026. Allianz Indonesia kembali menghadirkan program tersebut untuk mendorong anak muda aktif bergerak sekaligus membangun karakter. Menurut Country Manager & President Director Allianz Life Indonesia Alexander Grenz, masa depan terbentuk melalui kebiasaan baik, keputusan bertanggung jawab, serta disiplin yang dilakukan secara konsisten. Karena itu, peserta tidak hanya berlatih mengoper bola atau membaca permainan. Mereka juga diajak memahami bagaimana sebuah keputusan membawa konsekuensi. Pendekatan tersebut menjadi dasar untuk mengenalkan Literasi Keuangan Sejak Dini dengan cara yang dekat dengan kehidupan remaja. Di lapangan, kesalahan keputusan dapat mengubah jalannya pertandingan. Sementara itu, dalam kehidupan sehari-hari, keputusan finansial yang kurang tepat juga dapat memengaruhi rencana masa depan. Hubungan sederhana inilah yang membuat pembelajaran terasa lebih relevan.
Lebih dari 400 Remaja Berebut Kesempatan Mengikuti Program
Antusiasme terhadap Allianz MoveNow Camp terlihat dari jumlah pendaftar tahun ini. Lebih dari 400 remaja dari Jakarta, Bandung, dan Surabaya mendaftarkan diri untuk mengikuti program. Setelah melalui proses seleksi, hanya 30 peserta berusia 14 hingga 16 tahun yang terpilih. Mereka terdiri atas 24 peserta putra dan enam peserta putri. Para remaja tersebut kemudian mengikuti pelatihan sepak bola intensif pada 17–18 Oktober 2026 di Lapangan ABC GBK, Senayan, Jakarta. Bagi peserta, kesempatan ini menawarkan pengalaman berlatih dengan pendekatan layaknya pemain profesional. Namun, tujuan program tidak berhenti pada kemampuan teknis. Mereka juga belajar membangun kepercayaan diri, ketahanan mental, kedisiplinan, dan kerja sama. Program yang telah berjalan di Indonesia sejak 2024 itu menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi pintu masuk untuk mengembangkan kemampuan hidup yang nantinya berguna jauh setelah pertandingan berakhir.
Baca Juga : Transaksi Kripto Capai Rp171,12 Triliun, Literasi Jadi Kunci Ekosistem Digital
Disiplin di Lapangan Menjadi Bekal Mengambil Keputusan
Sepak bola mengajarkan bahwa pemain tidak memiliki banyak waktu untuk mengambil keputusan. Mereka harus membaca situasi, melihat posisi rekan, mengukur risiko, lalu menentukan langkah. Prinsip tersebut kemudian dibawa Allianz ke dalam pembelajaran kehidupan sehari-hari. Alexander Grenz menjelaskan bahwa peserta memperoleh kesempatan belajar dari figur sepak bola Indonesia. Mereka juga meningkatkan kondisi fisik, keterampilan teknis, kemampuan membaca permainan, dan kerja sama tim. Selanjutnya, prinsip serupa diterapkan untuk membantu peserta memahami risiko dan menentukan prioritas. Mereka juga didorong mengambil keputusan finansial secara bertanggung jawab. Pendekatan ini membuat Literasi Keuangan Sejak Dini terasa lebih mudah dipahami. Bagi remaja, istilah keuangan terkadang terdengar rumit jika hanya disampaikan melalui teori. Sebaliknya, analogi pertandingan membuat konsep tersebut terasa lebih dekat. Mereka dapat melihat bahwa keputusan yang baik membutuhkan informasi, perhitungan, disiplin, dan kesiapan menghadapi konsekuensi.
Board Game Membuat Literasi Finansial Terasa Lebih Dekat
Pembelajaran finansial dalam program ini dikemas melalui Allianz Smart Plan Board Game. Melalui simulasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, peserta belajar menentukan prioritas dan mengelola arus kas. Selain itu, mereka diperkenalkan pada risiko serta konsekuensi pinjaman online. Peserta juga mempelajari peran menabung dan perlindungan asuransi dalam sebuah perencanaan keuangan. Metode berbasis permainan memberi ruang bagi remaja untuk belajar melalui keputusan yang mereka buat sendiri. Dengan demikian, konsep finansial tidak hanya hadir sebagai angka atau istilah yang harus dihafalkan. Setiap pilihan dalam simulasi memiliki dampak yang dapat mereka lihat dan diskusikan. Pendekatan tersebut juga menghubungkan pengalaman di lapangan dengan situasi finansial. Seorang pemain harus mengetahui kapan menyerang, bertahan, atau mengoper. Demikian pula dalam mengatur uang, seseorang perlu memahami kebutuhan, mempertimbangkan risiko, serta mengetahui kapan harus menahan diri sebelum mengambil sebuah keputusan.
Baca Juga : Pemerintah Verifikasi Pembayaran Cicilan KDMP Rp37,7 Triliun Jelang Jatuh Tempo
Pinjaman Online Menjadi Salah Satu Risiko yang Dikenalkan
Salah satu materi penting dalam sesi tersebut berkaitan dengan konsekuensi pinjaman online. Topik ini relevan karena kemampuan memahami utang sebaiknya mulai dibangun sebelum seseorang memiliki penghasilan dan tanggung jawab finansial yang lebih besar. Melalui simulasi, peserta tidak sekadar diberi pesan untuk menghindari keputusan tertentu. Mereka belajar melihat bagaimana sebuah pilihan dapat memengaruhi kondisi keuangan berikutnya. Di saat yang sama, peserta mengenal pentingnya menabung dan perlindungan asuransi sebagai bagian dari perencanaan. Pola pembelajaran seperti ini membantu membangun Literasi Keuangan Sejak Dini secara lebih praktis. Remaja dapat memahami bahwa uang bukan hanya tentang berapa banyak yang dimiliki. Cara menentukan prioritas juga memiliki peran besar. Karena itu, kemampuan mengelola risiko menjadi keterampilan penting. Sama seperti pertandingan sepak bola, keputusan yang tampak kecil hari ini dapat menentukan posisi seseorang pada tahap berikutnya.
Kepercayaan Diri dan Ketahanan Mental Ikut Dibangun
Allianz Indonesia memandang pengembangan anak muda tidak cukup hanya dengan memberikan keterampilan teknis. Menurut perusahaan, mereka juga membutuhkan ruang untuk belajar, kepercayaan diri untuk berkembang, serta fondasi kuat untuk mempersiapkan masa depan. Semangat tersebut terlihat dalam struktur MoveNow Camp. Pelatihan sepak bola mendorong peserta menghadapi tantangan fisik dan teknis. Sementara itu, aktivitas kelompok membantu mereka memahami pentingnya komunikasi dan kerja sama. Bahkan, kegagalan di lapangan dapat menjadi pengalaman belajar ketika peserta mampu mengevaluasi keputusan dan mencoba kembali. Alexander Grenz menekankan bahwa program tersebut ditujukan untuk membangun kebiasaan aktif, disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan mengambil keputusan. Nilai-nilai itu tidak berhenti ketika peserta meninggalkan lapangan. Sebaliknya, kemampuan tersebut dapat menjadi bekal ketika mereka menghadapi pendidikan, pekerjaan, maupun persoalan finansial. Olahraga akhirnya menjadi sarana untuk membangun kesiapan menghadapi kehidupan yang lebih luas.
Dari Mengatur Strategi Pertandingan hingga Menyiapkan Masa Depan
Pesan terkuat dari Allianz MoveNow Camp 2026 muncul dari hubungan antara olahraga dan kehidupan finansial. Seorang pemain tidak dapat mengendalikan seluruh jalannya pertandingan. Namun, ia dapat mempersiapkan diri, membaca keadaan, dan memilih tindakan berdasarkan risiko yang ada. Prinsip serupa berlaku ketika seseorang mengatur keuangan. Pendapatan, kebutuhan, tabungan, utang, dan perlindungan membutuhkan pertimbangan sebelum keputusan dibuat. Karena itu, mengenalkan Literasi Keuangan Sejak Dini dapat memberi remaja fondasi untuk memahami pilihan mereka pada masa depan. Program ini tidak menjanjikan bahwa setiap peserta akan menjadi pemain profesional atau langsung mahir mengelola uang. Namun, mereka mendapatkan kesempatan untuk berlatih mengambil keputusan dengan lebih sadar. Dari Lapangan ABC GBK, pelajaran itu terasa sederhana tetapi penting: kemampuan merencanakan langkah berikutnya dapat berguna di pertandingan, sekaligus membantu seseorang menghadapi perjalanan hidup yang jauh lebih panjang.