Skip to content

Foomer Official

Sumber Info Terlengkap dan Terupdate

Primary Menu
  • Home
  • Umum
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Home
  • Home
  • Hasil Uji BPOM Terkait Indomie Soto Banjar yang Dilarang di Taiwan
  • Gaya Hidup
  • Home

Hasil Uji BPOM Terkait Indomie Soto Banjar yang Dilarang di Taiwan

Foomers September 18, 2025 2 minutes read
Hasil Uji BPOM Terkait Indomie Soto Banjar yang Dilarang di Taiwan

Hasil Uji BPOM Terkait Indomie Soto Banjar yang Dilarang di Taiwan

Foomer Official – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI akhirnya memberikan keterangan resmi mengenai isu larangan Indomie Soto Banjar Limau Kuit di Taiwan. Hasil pengujian terhadap sampel produk pada batch yang sama menunjukkan bahwa kandungan etilen oksida (EtO) dan 2-kloroetanol (2-CE) tidak terdeteksi. Dengan hasil tersebut, produk dinyatakan memenuhi syarat keamanan pangan sesuai batas maksimal di Indonesia.

Perbandingan Standar Indonesia dan Taiwan

BPOM menegaskan bahwa di Indonesia, batas maksimal EtO dan 2-CE yang diperbolehkan berada di bawah 0,01 mg/Kg. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa Indomie varian tersebut jauh di bawah ambang batas. Sebaliknya, otoritas Taiwan memiliki standar berbeda yang melarang adanya kandungan EtO dalam produk pangan. Perbedaan standar inilah yang memicu adanya larangan konsumsi di Taiwan.

Baca Juga : Daihatsu Rocky Terbaru Resmi Meluncur, Bagaimana Nasib Model Lama?

Pengujian Diperluas pada Produk di Dalam Negeri

Tidak hanya menguji batch yang sama dengan temuan di Taiwan, BPOM juga memperluas sampling pada produk Indomie Soto Banjar yang beredar di pasar domestik. Hasilnya tetap konsisten, EtO dan 2-CE tidak terdeteksi dalam setiap sampel. Langkah ini dilakukan untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat Indonesia sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap produk dalam negeri.

Klarifikasi ke Otoritas Taiwan

BPOM menyatakan akan segera melakukan klarifikasi kepada otoritas Taiwan terkait temuan tersebut. Tujuannya adalah memastikan bahwa perbedaan regulasi dapat dipahami dengan jelas dan tidak menimbulkan salah persepsi di masyarakat internasional. Selain itu, BPOM juga menegaskan komitmennya dalam mengawal produk ekspor agar sesuai standar negara tujuan.

Imbauan untuk Pelaku Usaha Pangan Indonesia

Dalam keterangan resminya, BPOM mengimbau para pelaku usaha untuk lebih memahami regulasi di negara tujuan ekspor. Kepatuhan terhadap standar internasional akan menjadi kunci dalam menjaga reputasi produk pangan Indonesia. BPOM juga siap memberikan pendampingan teknis bagi pelaku usaha agar produk yang dipasarkan bisa diterima di berbagai negara.

Kasus Larangan Indomie di Taiwan

Sebelumnya, otoritas Taiwan melalui Centre for Food Safety (CFS) melaporkan adanya temuan EtO sebesar 0,1 mg/Kg pada bumbu penyedap Indomie Soto Banjar. Sesuai regulasi Taiwan, kandungan EtO tidak boleh ada pada makanan. Hal inilah yang membuat produk tersebut dilarang beredar di Taiwan, meskipun di Indonesia regulasi memperbolehkan hingga batas maksimal tertentu.

Regulasi EtO di Indonesia

Pemerintah Indonesia telah mengatur soal penggunaan etilen oksida melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pendaftaran Pestisida. Selain itu, Keputusan Kepala BPOM Nomor 229 Tahun 2022 juga menetapkan batas maksimal residu EtO sebesar 0,1 mg/Kg. Dengan regulasi ini, Indonesia berupaya menyeimbangkan antara standar keamanan pangan dan kelangsungan industri makanan olahan.

Post navigation

Previous: Anak Buah Purbaya Angkat Bicara soal Gugatan Tutut Soeharto terhadap Menkeu
Next: Purbaya Soal Tax Amnesty Jilid 3: Celah Kibul dan Masa Depan Kebijakan Pajak Indonesia

Related Stories

Wabah Meningitis di Inggris: Gejala Mirip Flu yang Berujung Fatal dan Jadi Peringatan Serius
  • Gaya Hidup

Wabah Meningitis di Inggris: Gejala Mirip Flu yang Berujung Fatal dan Jadi Peringatan Serius

Foomers March 20, 2026
300 Ribu Anak Indonesia Alami Depresi dan Cemas, Alarm Serius bagi Kesehatan Mental Generasi Muda
  • Gaya Hidup

300 Ribu Anak Indonesia Alami Depresi dan Cemas, Alarm Serius bagi Kesehatan Mental Generasi Muda

Foomers March 9, 2026
Takut Masa Depan Suram, Banyak Orang Kini Ragu Punya Anak
  • Gaya Hidup

Takut Masa Depan Suram, Banyak Orang Kini Ragu Punya Anak

Foomers March 4, 2026

Recent Posts

  • SBY Hadiri Halalbihalal di Istana: Momen Hangat Silaturahmi yang Sarat Makna Kebangsaan
  • Wabah Meningitis di Inggris: Gejala Mirip Flu yang Berujung Fatal dan Jadi Peringatan Serius
  • RUPST Cashlez Setujui Rights Issue 996,6 Juta Saham untuk Perkuat Bisnis Pembayaran Digital
  • Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Sosok Misterius yang Kini Mengendalikan Arah Negara
  • 300 Ribu Anak Indonesia Alami Depresi dan Cemas, Alarm Serius bagi Kesehatan Mental Generasi Muda

Categories

  • Gaya Hidup
  • Home
  • Keuangan
  • Umum

Archives

  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024

Copyright © Foomer Official | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.