Skip to content

Foomer Official

Sumber Info Terlengkap dan Terupdate

Primary Menu
  • Home
  • Umum
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Home
  • Gaya Hidup
  • Kenapa Cacar Api Bisa Muncul dari Virus Lama? Ini Penjelasannya
  • Gaya Hidup

Kenapa Cacar Api Bisa Muncul dari Virus Lama? Ini Penjelasannya

Foomers March 24, 2025 2 minutes read
Cacar api

Foomer Official – Cacar api atau herpes zoster sering muncul secara tiba-tiba. Penyakit ini disebabkan oleh virus varicella-zoster yang sudah ada di dalam tubuh. Virus ini adalah penyebab cacar air pada masa kecil. Setelah seseorang sembuh dari cacar air, virus tidak sepenuhnya hilang. Ia tetap bertahan di dalam sistem saraf dalam kondisi tidak aktif. Namun, di beberapa kondisi tertentu, virus bisa aktif kembali dan menyebabkan cacar api. Penyakit ini bisa menimbulkan ruam menyakitkan dan sensasi terbakar di kulit.

“Baca Juga : Kabar Baik! Pemerintah Beri Diskon Tarif Tol dan Tiket Pesawat Saat Mudik”

Bagaimana Virus Lama Bisa Aktif Kembali?

Virus varicella-zoster bisa tetap diam di tubuh selama bertahun-tahun. Ia bersembunyi di ganglia saraf tanpa menimbulkan gejala. Namun, ketika sistem imun melemah, virus bisa bangkit kembali. Faktor seperti stres, kelelahan, atau penyakit kronis bisa memicu reaktivasi. Selain itu, penuaan juga meningkatkan risiko cacar api. Orang lanjut usia lebih rentan mengalami penyakit ini. Virus yang aktif kembali akan menyebar melalui saraf dan menyebabkan peradangan. Inilah yang menyebabkan rasa sakit yang khas pada cacar api.

Gejala Cacar Api yang Perlu Diwaspadai

Cacar api sering kali dimulai dengan sensasi terbakar atau kesemutan di kulit. Setelah beberapa hari, muncul ruam kemerahan yang terasa nyeri. Ruam ini berkembang menjadi lepuhan berisi cairan yang menyakitkan. Biasanya, lepuhan muncul di satu sisi tubuh saja. Bagian tubuh yang sering terkena adalah dada, punggung, atau wajah. Selain itu, beberapa orang mengalami demam dan sakit kepala. Gejala bisa bertahan selama dua hingga empat minggu sebelum akhirnya mereda.

“Simak juga: PlayStation 5 Pro Terancam Tak Hadir di Indonesia, Ini Penjelasan Sony”

Siapa yang Berisiko Mengalaminya?

Orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah lebih berisiko terkena cacar api. Penderita diabetes, kanker, atau HIV memiliki kemungkinan lebih tinggi. Selain itu, penggunaan obat imunosupresan juga bisa meningkatkan risiko. Orang yang pernah mengalami stres berkepanjangan juga lebih rentan. Mereka yang berusia di atas 50 tahun lebih sering mengalami reaktivasi virus. Oleh karena itu, menjaga daya tahan tubuh sangat penting untuk mencegah penyakit ini.

Cara Mencegah dan Mengatasi Cacar Api

Vaksinasi menjadi salah satu cara efektif untuk mencegahnya. Vaksin herpes zoster dapat mengurangi risiko reaktivasi virus. Selain itu, menjaga pola hidup sehat juga sangat penting. Istirahat yang cukup dan mengelola stres bisa membantu menjaga daya tahan tubuh. Jika terkena dokter biasanya meresepkan antivirus. Obat ini bisa membantu mempercepat penyembuhan dan mengurangi komplikasi. Menghindari kontak langsung dengan lepuhan juga penting agar tidak menular ke orang lain.

Post navigation

Previous: Komisi IV DPR Optimistis Harga Sembako Terkendali Saat Ramadan
Next: Pertamina NRE Perkuat Pasokan Energi Ramah Lingkungan untuk Lebaran

Related Stories

Kilau Perhiasan Prewedding Syifa Hadju, Sentuhan Elegan Bernilai Rp 250 Juta yang Memikat Perhatian
  • Gaya Hidup

Kilau Perhiasan Prewedding Syifa Hadju, Sentuhan Elegan Bernilai Rp 250 Juta yang Memikat Perhatian

Foomers April 19, 2026
Parkinson Bukan Gangguan Jiwa, Ini Penjelasan Medis yang Sering Disalahpahami
  • Gaya Hidup

Parkinson Bukan Gangguan Jiwa, Ini Penjelasan Medis yang Sering Disalahpahami

Foomers April 15, 2026
Zendaya Ungkap Momen Manis, Saat Hatinya Yakin Tom Holland Adalah yang Tepat
  • Gaya Hidup

Zendaya Ungkap Momen Manis, Saat Hatinya Yakin Tom Holland Adalah yang Tepat

Foomers April 4, 2026

Recent Posts

  • Israel Selidiki Insiden Patung Yesus di Lebanon, Ketegangan Sensitif di Tengah Konflik
  • Kilau Perhiasan Prewedding Syifa Hadju, Sentuhan Elegan Bernilai Rp 250 Juta yang Memikat Perhatian
  • Inflasi Medis Tembus 17,9 Persen, Alarm Baru Pentingnya Asuransi Kesehatan di Indonesia
  • Kisah Hansjurgen Kohler, Detektif Antariksa yang Siap Terima Telepon UFO 24 Jam
  • Parkinson Bukan Gangguan Jiwa, Ini Penjelasan Medis yang Sering Disalahpahami

Categories

  • Gaya Hidup
  • Home
  • Keuangan
  • Umum

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024

Copyright © Foomer Official | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.