Skip to content

Foomer Official

Sumber Info Terlengkap dan Terupdate

Primary Menu
  • Home
  • Umum
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Home
  • Home
  • Pertumbuhan Ekonomi 5,12 Diragukan, Sri Mulyani: Kita Tetap Percaya BPS
  • Home
  • Keuangan
  • Umum

Pertumbuhan Ekonomi 5,12 Diragukan, Sri Mulyani: Kita Tetap Percaya BPS

Foomers August 7, 2025 2 minutes read
Pertumbuhan Ekonomi 5,12 Diragukan, Sri Mulyani: Kita Tetap Percaya BPS

Pertumbuhan Ekonomi 5,12 Diragukan, Sri Mulyani: Kita Tetap Percaya BPS

Foomer Official – Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan bahwa pemerintah masih menjadikan data BPS sebagai acuan utama dalam menilai kondisi ekonomi. Pernyataan ini muncul setelah data pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 menuai keraguan. Menurutnya, BPS selalu menjelaskan metodologi dan sumber data yang digunakan secara transparan.

Presiden Prabowo Gunakan Data BPS untuk Evaluasi

Sri Mulyani menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto juga memakai data BPS untuk menilai situasi ekonomi nasional. Pemerintah percaya integritas data yang disusun BPS tetap terjaga. Semua indikator resmi, termasuk konsumsi rumah tangga, berasal dari data yang mereka rilis.

Baca Juga : Warga RI Mulai Kesulitan Bayar Cicilan Mobil

Ekonom Kritik Perbedaan Data Industri Pengolahan

Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira, menyebut ada kejanggalan pada data pertumbuhan industri pengolahan. BPS mencatat pertumbuhan sebesar 5,68 persen, namun PMI manufaktur menunjukkan angka 46,9. PMI tersebut berada di bawah ambang ekspansi.

PHK Massal Dianggap Bertentangan dengan Data Pertumbuhan

Bhima menyebut, jika benar industri tumbuh, maka seharusnya tenaga kerja juga meningkat. Namun kenyataannya, banyak terjadi PHK massal, terutama di sektor padat karya. Ini menandakan aktivitas produksi justru melemah.

Konsumsi Rumah Tangga Dinilai Tidak Cukup Kuat

Bhima juga menyoroti pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang hanya 4,97 persen. Padahal sektor ini berkontribusi 54,2 persen terhadap PDB. Menurutnya, pertumbuhan konsumsi idealnya lebih dari 5 persen untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 5,12 persen.

Post navigation

Previous: Benarkah Cacing Bisa Keluar Lewat Muntah dan BAB? Ini Jawaban Dokter
Next: Blokir Rekening Nganggur, PPATK Disebut Langgar 5 Undang-Undang Sekaligus

Related Stories

Inflasi Medis Tembus 17,9 Persen, Alarm Baru Pentingnya Asuransi Kesehatan di Indonesia
  • Keuangan

Inflasi Medis Tembus 17,9 Persen, Alarm Baru Pentingnya Asuransi Kesehatan di Indonesia

Foomers April 18, 2026
Kisah Hansjurgen Kohler, Detektif Antariksa yang Siap Terima Telepon UFO 24 Jam
  • Umum

Kisah Hansjurgen Kohler, Detektif Antariksa yang Siap Terima Telepon UFO 24 Jam

Foomers April 17, 2026
Reli Harga Bitcoin Berlanjut, “Tol Kripto” Iran Picu Lonjakan di Tengah Geopolitik Memanas
  • Keuangan

Reli Harga Bitcoin Berlanjut, “Tol Kripto” Iran Picu Lonjakan di Tengah Geopolitik Memanas

Foomers April 15, 2026

Recent Posts

  • Inflasi Medis Tembus 17,9 Persen, Alarm Baru Pentingnya Asuransi Kesehatan di Indonesia
  • Kisah Hansjurgen Kohler, Detektif Antariksa yang Siap Terima Telepon UFO 24 Jam
  • Parkinson Bukan Gangguan Jiwa, Ini Penjelasan Medis yang Sering Disalahpahami
  • Reli Harga Bitcoin Berlanjut, “Tol Kripto” Iran Picu Lonjakan di Tengah Geopolitik Memanas
  • Lebanon Pilih Jalur Sendiri, Diplomasi Sunyi di Tengah Bayang Konflik Israel

Categories

  • Gaya Hidup
  • Home
  • Keuangan
  • Umum

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024

Copyright © Foomer Official | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.