Foomer Official – Pakistan memberikan dukungan penuh kepada Indonesia dalam menjalankan kepemimpinan di organisasi D-8. Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, mengungkapkan harapan besar Pakistan terhadap Indonesia sebagai pemimpin D-8. Hal ini diungkapkan setelah Chaudhri bertemu dengan Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan Jakarta. “Kami berharap Indonesia memimpin D-8 dengan sukses,” ujar Chaudhri.
Dukungan untuk KTT D-8 di Jakarta
Chaudhri juga menegaskan bahwa Pakistan akan mendukung sepenuhnya pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D-8 yang akan berlangsung di Jakarta pada April 2026. Menurutnya, kedua negara memiliki peran penting dalam organisasi ini sebagai anggota pendiri. “Kami akan bekerja sama dengan Indonesia, tidak hanya untuk KTT mendatang, tetapi juga untuk kemajuan D-8 sebagai organisasi,” tambahnya.
“Baca Juga : 4 Shio yang Diprediksi Paling Berbahagia dalam Cinta di Tahun Kuda Api 2026“
Indonesia dan Pakistan: Pemain Utama dalam Kerja Sama Global
Indonesia dan Pakistan memiliki pengaruh besar dalam kerja sama global, terutama di kalangan negara-negara Muslim. Kedua negara ini mewakili lebih dari seperempat populasi Muslim dunia, sehingga memiliki tanggung jawab penting untuk memperkuat hubungan bilateral. Chaudhri menekankan bahwa kerja sama antara Indonesia dan Pakistan harus diperkuat, baik dalam D-8 maupun melalui platform internasional lainnya seperti PBB dan OKI.
Tema Indonesia di D-8: Kesetaraan dan Solidaritas
Indonesia akan memimpin D-8 untuk periode 2026-2027 dengan tema “Navigating Global Shifts: Strengthening Equality, Solidarity, and Cooperation for Shared Prosperity”. Tema ini mencerminkan komitmen Indonesia untuk mendorong kesetaraan dan solidaritas antar negara anggota. Melalui tema ini, Indonesia berharap dapat memperkuat kerja sama ekonomi dan sosial, serta memperkokoh hubungan antar negara berkembang di dunia.
“Baca Juga :Jejak Radikalisasi di Balik Tragedi Bondi Beach“
Persiapan Indonesia untuk KTT D-8 di Jakarta
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, menyatakan bahwa Indonesia sedang mematangkan persiapan untuk KTT D-8. Selain substansi pertemuan yang diharapkan menghasilkan kesepakatan konkret, aspek teknis juga sedang dipersiapkan. “Kami memastikan KTT D-8 akan berjalan lancar dan efektif. Tempat pertemuan di Jakarta sudah dipersiapkan dengan baik,” jelasnya.
Pentingnya Kerja Sama Ekonomi Antar Negara D-8
KTT D-8 yang akan datang diharapkan menjadi ajang penting untuk memperkuat kerja sama ekonomi antar negara anggota. Setiap negara anggota D-8 memiliki kekuatan ekonomi yang berbeda. Namun, jika digabungkan, potensi ekonomi ini bisa menciptakan kekuatan yang luar biasa. Menteri Luar Negeri Indonesia menambahkan bahwa fokus utama dalam KTT ini adalah memperkuat sinergi ekonomi antar negara-negara anggota untuk menciptakan kemakmuran bersama.