Skip to content

Foomer Official

Sumber Info Terlengkap dan Terupdate

Primary Menu
  • Home
  • Umum
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Home
  • Keuangan
  • Setoran Pajak Indonesia Capai Rp1.517 Triliun hingga Oktober 2024
  • Keuangan

Setoran Pajak Indonesia Capai Rp1.517 Triliun hingga Oktober 2024

Hendra Gunadi November 13, 2024 3 minutes read
Setoran Pajak Indonesia

Foomer Official – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatatkan setoran pajak indonesia yang signifikan hingga Oktober 2024, mencapai Rp1.517,53 triliun atau sekitar 76,30 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024. Wakil Menteri Keuangan, Anggito Abimanyu, dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Rabu (13/11), mengungkapkan bahwa angka tersebut menunjukkan peningkatan dalam beberapa bulan terakhir, dan diharapkan dapat terus berlanjut hingga akhir tahun.

Anggito menyampaikan bahwa penerimaan pajak mengalami perbaikan yang cukup pesat dalam empat bulan terakhir. Hal ini memberikan optimisme bahwa pencapaian target APBN 2024 dapat tercapai atau bahkan mendekati target yang telah ditetapkan. “Penerimaan pajak sampai dengan bulan Oktober itu 76,3 persen. Kami akan memantau dan memastikan bahwa proyeksi hingga akhir tahun ini minimal mendekati target di APBN,” ujar Anggito.

“Baca juga: Bos BRI: Kebijakan Protektif Trump Bisa Berdampak Buruk bagi Ekonomi Indonesia”

Penerimaan Pajak Berdasarkan Jenis Pajak

Penerimaan pajak yang tercatat dalam bulan-bulan terakhir menunjukkan tren positif. Pada bulan Juli 2024, penerimaan pajak tercatat sebesar Rp151,5 triliun, yang tumbuh 9,0 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini mengalami penurunan ringan pada Agustus menjadi Rp151,2 triliun, meskipun masih menunjukkan pertumbuhan 9,7 persen. Namun, pada bulan September 2024, penerimaan pajak kembali meningkat menjadi Rp158,3 triliun, dengan angka pertumbuhan 12,4 persen. Peningkatan tertinggi terjadi pada bulan Oktober, dimana penerimaan pajak tercatat mencapai Rp162,7 triliun, tumbuh 19,6 persen dibandingkan tahun lalu.

Penerimaan pajak terbesar berasal dari pajak penghasilan (PPh) non migas, yang tercatat sebesar Rp810,76 triliun atau sekitar 76,24 persen dari target APBN. Diikuti oleh pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan barang mewah (PPnBM), yang tercatat sebesar Rp620,42 triliun atau 76,47 persen dari pagu yang ditargetkan.

Selain itu, pajak bumi dan bangunan (PBB) serta pajak lainnya tercatat sebesar Rp32,65 triliun atau 86,52 persen dari target pagu. Untuk sektor migas, penerimaan PPh migas tercatat sebesar Rp53,70 triliun, meskipun hanya mencapai 70,31 persen dari target yang ditetapkan.

“Simak juga: Menabung Emas: Strategi Cerdas untuk Keamanan Finansial Jangka Panjang”

Pertumbuhan Ekonomi dan Tantangan Global

Anggito juga menyoroti bahwa meskipun penerimaan pajak menunjukkan perkembangan yang positif, faktor eksternal tetap menjadi tantangan. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan penurunan, masih berada dalam kisaran 5 persen pada kuartal III 2024.

“Kenaikan suku bunga yang sangat cepat belum pernah terjadi sejak 40 tahun silam. Namun, Indonesia berhasil mempertahankan tingkat pertumbuhannya di sekitar 5 persen,” kata Sri Mulyani. Kinerja ekonomi Indonesia, meskipun dihadapkan pada inflasi tinggi dan kebijakan moneter yang ketat di negara maju, menunjukkan daya tahan yang relatif baik dalam menjaga pertumbuhan ekonomi yang stabil.

Pemerintah juga berupaya menjaga stabilitas fiskal dengan optimisme terhadap proyeksi penerimaan pajak yang terus tumbuh. Mencerminkan keberhasilan kebijakan perpajakan dan daya beli masyarakat yang tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi global.

Post navigation

Previous: Kasus Viral Anak 14 Tahun Ditetapkan Sebagai Tersangka Usai Dikirimi Video Porno Oleh Sang Pacar
Next: Thailand Raih Gelar Destination of the Year 2025, Apa yang Membuat Thailand Jadi Destinasi Wisata Favorit?

Related Stories

RUPST Cashlez Setujui Rights Issue 996,6 Juta Saham untuk Perkuat Bisnis Pembayaran Digital
  • Keuangan

RUPST Cashlez Setujui Rights Issue 996,6 Juta Saham untuk Perkuat Bisnis Pembayaran Digital

Foomers March 17, 2026
Bank Mandiri Siapkan Rp 4,58 Triliun Uang Tunai untuk Ramadhan dan Lebaran di Jabar
  • Keuangan

Bank Mandiri Siapkan Rp 4,58 Triliun Uang Tunai untuk Ramadhan dan Lebaran di Jabar

Foomers March 9, 2026
ARKI dan PINTU Kenalkan Potensi Blockchain kepada Pengusaha Kost, Dari Properti ke Aset Digital
  • Keuangan

ARKI dan PINTU Kenalkan Potensi Blockchain kepada Pengusaha Kost, Dari Properti ke Aset Digital

Foomers March 3, 2026

Recent Posts

  • RUPST Cashlez Setujui Rights Issue 996,6 Juta Saham untuk Perkuat Bisnis Pembayaran Digital
  • Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Sosok Misterius yang Kini Mengendalikan Arah Negara
  • 300 Ribu Anak Indonesia Alami Depresi dan Cemas, Alarm Serius bagi Kesehatan Mental Generasi Muda
  • Bank Mandiri Siapkan Rp 4,58 Triliun Uang Tunai untuk Ramadhan dan Lebaran di Jabar
  • Rusia Akhirnya Buka Suara soal Dukungan Militer ke Iran di Tengah Perang yang Memanas

Categories

  • Gaya Hidup
  • Home
  • Keuangan
  • Umum

Archives

  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024

Copyright © Foomer Official | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.