Skip to content

Foomer Official

Sumber Info Terlengkap dan Terupdate

Primary Menu
  • Home
  • Umum
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Home
  • Keuangan
  • PT Bank Rakyat Siapkan Buyback Saham, Keyakinan Tinggi Saat Harga Masih Undervalue
  • Keuangan

PT Bank Rakyat Siapkan Buyback Saham, Keyakinan Tinggi Saat Harga Masih Undervalue

Foomers November 2, 2025 3 minutes read
PT Bank Rakyat Siapkan Buyback Saham, Keyakinan Tinggi Saat Harga Masih Undervalue

Foomer Official – Langkah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI menyiapkan program pembelian kembali saham (buyback) menjadi sinyal kuat bahwa manajemen percaya pada prospek perusahaan. Selain itu, aksi ini juga bertujuan menjaga nilai saham dan memperkuat program kepemilikan saham untuk karyawan. Dengan kata lain, BRI ingin memastikan harga saham mencerminkan kekuatan fundamentalnya.

Harga Dinilai Murah, BRI Bergerak Cepat

Menurut Direktur Finance & Strategy BRI, Viviana Dyah Ayu, perseroan masih memiliki anggaran hingga Rp3 triliun untuk buyback. Ia menyebut valuasi saham saat ini belum mencerminkan kinerja perusahaan. Karena itu, buyback menjadi langkah yang tepat.

Berdasarkan data Bloomberg per 31 Oktober 2025, 81% analis merekomendasikan beli untuk saham BBRI. Target harga rata-rata dalam 12 bulan ke depan berada di level Rp4.651 per saham. Selain itu, PBV BRI yang berada di 1,80x masih di bawah rata-rata lima tahun terakhir. Karena itulah saham ini disebut masih undervalue. Dari sudut pandang investor jangka panjang, kondisi ini sering menjadi peluang menarik.

“Baca Juga : Gelombang PHK di Pabrik Sepatu Tangerang: 2.200 Pekerja Kehilangan Pekerjaan”

Buyback untuk Penguatan Jangka Panjang

Aksi buyback tidak hanya menjaga stabilitas harga saham, tetapi juga mendukung program kepemilikan saham karyawan. Program semacam ini biasanya meningkatkan motivasi internal dan menyelaraskan kepentingan karyawan dengan pemegang saham publik. Oleh karena itu, strategi ini dipandang sebagai langkah berkelanjutan untuk memperkuat struktur perusahaan.

Selain itu, buyback menjadi cara perusahaan menunjukkan komitmen pada tata kelola yang baik. Perusahaan memastikan harga saham tetap sehat dan stabil di pasar, terutama saat valuasi dianggap berada di bawah nilai wajar.

Sesuai Aturan OJK dan Keputusan RUPS

Program buyback ini sudah mendapat persetujuan dalam RUPS pada Maret 2025. Pelaksanaannya juga mengacu pada aturan OJK, khususnya POJK No. 29 Tahun 2023. BRI dapat melakukan buyback melalui Bursa atau di luar Bursa dalam batas waktu 12 bulan. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan dilakukan secara terukur dan sesuai regulasi.

“Baca Juga : Pertamina Patra Niaga Tambah Posko Keluhan Konsumen Jadi 17 Titik di Jawa Timur”

Fundamental Keuangan Tetap Solid

Hingga kuartal ketiga 2025, BRI mencatat laba Rp41,2 triliun. Total aset naik 8,2% YoY menjadi Rp2.123,4 triliun. Selain itu, Dana Pihak Ketiga tumbuh 8,2% YoY menjadi Rp1.474,8 triliun. Sementara itu, penyaluran kredit meningkat 6,3% YoY menjadi Rp1.438,1 triliun.

Data ini menunjukkan bahwa BRI mampu menjaga kinerja meski kondisi ekonomi menantang. Dengan kinerja stabil, buyback menjadi langkah logis, bukan sekadar strategi jangka pendek.

Likuiditas dan Permodalan Tetap Kuat

Di sisi likuiditas dan permodalan, BRI berada pada posisi sangat aman. Rasio kecukupan modal (CAR) tercatat 25,4%, jauh di atas batas minimum regulator. Selain itu, LDR berada pada 86,5%, yang berarti ruang pertumbuhan kredit masih sangat luas. Dengan angka tersebut, BRI memiliki modal dan likuiditas yang kuat untuk terus berkembang.

Post navigation

Previous: Tas Hamano Lokal Jepang Mendadak Viral Setelah Dipakai PM Sanae Takaichi, Pesanan Membludak Hingga 2026
Next: Robert Kiyosaki Prediksi Krisis Global Besar, Bitcoin Jadi Benteng Finansial bagi Masyarakat

Related Stories

Bank Sentral Borong Emas di Tengah Ketidakpastian Global, Sinyal Kuat Arah Ekonomi Dunia
  • Keuangan

Bank Sentral Borong Emas di Tengah Ketidakpastian Global, Sinyal Kuat Arah Ekonomi Dunia

Foomers May 5, 2026
Emiten Pertamina Tetap Tangguh di Tengah Tekanan Pasar Modal Kuartal I 2026
  • Keuangan

Emiten Pertamina Tetap Tangguh di Tengah Tekanan Pasar Modal Kuartal I 2026

Foomers May 2, 2026
Penerimaan Pajak Digital Indonesia Tembus Rp 50,51 Triliun di Awal 2026
  • Keuangan

Penerimaan Pajak Digital Indonesia Tembus Rp 50,51 Triliun di Awal 2026

Foomers April 29, 2026

Recent Posts

  • WFH Jumat untuk ASN, Fleksibilitas Baru yang Ternyata Bisa Menambah Beban di Rumah
  • Bank Sentral Borong Emas di Tengah Ketidakpastian Global, Sinyal Kuat Arah Ekonomi Dunia
  • Setelah Senat AS Mengalah, Iran di Persimpangan Eskalasi atau Diplomasi
  • Tragedi Dokter Magang Meninggal Dunia, Seruan Reformasi Sistem Internship Menggema
  • Emiten Pertamina Tetap Tangguh di Tengah Tekanan Pasar Modal Kuartal I 2026

Categories

  • Gaya Hidup
  • Home
  • Keuangan
  • Umum

Archives

  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024

Copyright © Foomer Official | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.