Skip to content

Foomer Official

Sumber Info Terlengkap dan Terupdate

Primary Menu
  • Home
  • Umum
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Home
  • Home
  • Harga Beras Naik dan Pasokan Langka, Kepala Bapanas Minta BPS Cek Ulang Data Produksi
  • Home
  • Keuangan

Harga Beras Naik dan Pasokan Langka, Kepala Bapanas Minta BPS Cek Ulang Data Produksi

Foomers September 4, 2025 2 minutes read
Harga Beras Naik dan Pasokan Langka, Kepala Bapanas Minta BPS Cek Ulang Data Produksi

Harga Beras Naik dan Pasokan Langka, Kepala Bapanas Minta BPS Cek Ulang Data Produksi

Foomer Official – Lonjakan harga beras serta keluhan masyarakat terkait pasokan yang semakin sulit didapat mendorong Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi meminta Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan pengecekan ulang. Ia menekankan perlunya data yang sesuai kondisi di lapangan agar kebijakan pangan tidak hanya mengandalkan angka di komputer.

Komunikasi Langsung dengan Kepala BPS

Arief menyebut telah berkoordinasi langsung dengan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR RI, ia meminta BPS menyampaikan data terbaru jika memang ada koreksi, agar pemerintah bisa mengambil langkah yang lebih tepat.

Baca Juga : Begini Ciri Modul ABS Yamaha NMAX Mulai Rusak

Mengapa Data Perlu Dikroscek

Meski data resmi menunjukkan surplus produksi, kenyataannya harga beras tetap meningkat. Arief menilai ada faktor-faktor lain yang harus diperhitungkan, seperti serangan hama dan penyakit tanaman. Oleh karena itu, ia meminta BPS melakukan koreksi untuk memastikan data benar-benar sesuai dengan situasi nyata.

Data Produksi dan Konsumsi Beras 2025

Berdasarkan data BPS yang diolah Bapanas, produksi beras Januari–Oktober 2025 mencapai 31,04 juta ton, naik 12,18 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, konsumsi beras pada periode yang sama tercatat 25,83 juta ton, sehingga secara hitungan neraca beras menunjukkan surplus sekitar 5,20 juta ton.

Surplus Produksi yang Perlu Diwaspadai

Arief mengingatkan bahwa meski data menunjukkan surplus, pemerintah tidak boleh terlena. Sebab, surplus di atas kertas tidak otomatis berarti kondisi di lapangan aman. Distribusi yang tidak merata maupun kendala teknis bisa memicu kelangkaan dan kenaikan harga beras.

Peran Bapanas dalam Check and Balance

Sebagai lembaga yang mengawasi ketahanan pangan, Bapanas berperan memastikan data yang dipakai pemerintah akurat. Arief menegaskan perlunya check and balance agar data statistik BPS tidak sekadar angka, tetapi benar-benar mencerminkan situasi di lapangan.

Proyeksi Produksi Setahun Penuh

Hasil proyeksi Bapanas dari Kerangka Sampel Amatan (KSA) BPS memperkirakan produksi beras sepanjang 2025 mencapai 33,93 juta ton. Jumlah ini diyakini cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional, asalkan data benar-benar valid.

Faktor Lapangan yang Memengaruhi Harga

Meski proyeksi cukup optimistis, Arief menekankan bahwa harga beras bisa naik akibat faktor eksternal seperti serangan wereng, keong mas, dan tikus. Selain itu, hambatan distribusi juga harus menjadi perhatian serius. Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama melakukan pengecekan di lapangan.

Post navigation

Previous: CBI Luncurkan Aplikasi SkorKu, Bantu Warga Tingkatkan Skor Kredit
Next: Semenanjung Osa di Kosta Rika Dinobatkan Jadi Hidden Gem Wisata Dunia

Related Stories

Penerimaan Pajak Digital Indonesia Tembus Rp 50,51 Triliun di Awal 2026
  • Keuangan

Penerimaan Pajak Digital Indonesia Tembus Rp 50,51 Triliun di Awal 2026

Foomers April 29, 2026
Rupiah Melemah, BCA Tegaskan Dampaknya Tak Signifikan ke Portofolio Kredit
  • Keuangan

Rupiah Melemah, BCA Tegaskan Dampaknya Tak Signifikan ke Portofolio Kredit

Foomers April 24, 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Tajam, Sinyal Kuat Perubahan Arah Investasi?
  • Keuangan

Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Tajam, Sinyal Kuat Perubahan Arah Investasi?

Foomers April 21, 2026

Recent Posts

  • Penerimaan Pajak Digital Indonesia Tembus Rp 50,51 Triliun di Awal 2026
  • Ambisi Besar Thailand: Megaproyek Land Bridge Siap Menantang Dominasi Selat Malaka
  • Ketika Berat Badan Naik di Usia Muda: Ancaman Sunyi yang Kerap Diabaikan
  • Rupiah Melemah, BCA Tegaskan Dampaknya Tak Signifikan ke Portofolio Kredit
  • Terungkap Setelah 5 Tahun, Kelalaian Fatal Jadi Penyebab Tabrakan Jet Tempur Korea Selatan

Categories

  • Gaya Hidup
  • Home
  • Keuangan
  • Umum

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024

Copyright © Foomer Official | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.